Ucapan Terima Kasih

Rasanya masih kemarin saya masuk ke Unika Soegijapranata dan menjalani serangkaian wawancara seleksi untuk lowongan  dosen,  bertemu dengan Pak Yanto dan Bu Etty yang ditugaskan oleh universitas menjadi Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Komputer pada saat keluarnya SK pendirian program studi. Tanpa beliau berdua, saya rasa tidak mungkin saya bisa berdiri di sini menyambut Bapak Ibu hadirin semua. Pada waktu itu, beliau berdua  mengambil keputusan untuk memilih saya sebagai dosen dari sekian banyak calon yang mendaftar pada saat itu. Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan  banyak terima kasih kepada beliau berdua.

Pada  saat  wawancara,  Bu Etty menanyakan  apakah  saya mempunyai  cita-cita menjadi seorang professor? Tanpa pikir panjang saya jawab, pasti. Karena dalam benak  saya  pada saat  itu,  menjadi  profesor  adalah  menjadi  pengajar  yang sungguh-sungguh sehingga diakui pada saat tua nanti sebagai professor. Ternyata, baru saya sadari beberapa tahun kemudian bahwa menjadi seorang profesor harus berurusan dengan  penelitian  dan  publikasi selain  semata-mata hal mengajar. Semua tersebut nantinya dinilai sebagai bentuk poin-poin untuk diajukan sebagai syarat dosen tetap dengan jabatan akademik pertama sebagai Asisten Ahli.

Untunglah pada saat itu, ada hobi menulis buku yang bisa diakui dan saya mulai tekuni semenjak lulus dari kuliah S1 karena provokasi dari pakar internet Dr. Onno W. Purbo. Jika saja pada waktu itu Pak Onno tidak berulang-ulang mengajak dan menanyakan  kembali minat  untuk  menulis  buku, kemungkinan  besar  menulis buku  bukanlah  bagian  dari hidup saya. Provokasi yang tidak kenal lelah dan kerendahhatian beliau meskipun terkenal sebagai pakar di tingkat nasional, sangat menginspirasi hidup saya. Elex Media merupakan salah satu penerbit yang banyak mendorong dan menerima karya-karya saya sehingga menjadi buku-buku di tingkat nasional. Bapak Vincent Sugeng Hardojo dan Ibu Elizabeth Aribawa merupakan orang-orang yang saya kenal pertama  kali pada  saat  memulai aktivitas menulis buku di Elex Media pada  awal tahun  2001. Keduanya memberikan pengalaman luar biasa baik dalam hal penulisan buku, memahami pasar buku, dan kerjasama dengan pihak lain.

Perkenalan  dengan  Pak  Onno, Elex Media, dan  dunia  buku, tidak  lepas  dari sejarah aktivitas organisasi bersama  dosen pembimbing  saya almarhum  Bapak Edhi Nugroho dan teman baik saya Dwi Saputro, yang memutuskan untuk aktif mengembangkan teknologi internet dengan membentuk organisasi baru di kampus. Ide-ide baru dan passion almarhum Pak Edhi dalam mempelajari hal-hal baru membuat saya belajar banyak mengenai hasrat untuk terus menimba ilmu dan mendalami minat sampai dengan kualitas tertentu yang diharapkan. Semangat beliau dalam berbagi dengan mahasiswa menjadi salah satu inspirasi bagi saya ketika bekerja di kemudian hari. Teman baik saya Dwi Saputro, merupakan teman diskusi yang penuh  antusias  dan menjadi teman  yang luar biasa dalam  belajar hal-hal baru. Bersama Dwi, kami berlomba  menulis ide-ide kami di surat kabar Jawa Tengah  dan  nasional.  Salah  satu  kebiasaan  kami ketika honor menulis sudah diterima adalah mentraktir teman-teman organisasi di warung bakso depan kampus. Aktivitas menulis ini terus berlanjut, terutama  di Suara Merdeka karena adanya kesempatan  dari Bapak Asep Bina Septriono  yang mengelola halaman teknologi informasi.

Kesempatan dan kepercayaan lain, yang diberikan oleh Prof. Dr. Budi Widianarko selaku Rektor pada tahun 2013 bagi saya untuk terlibat sebagai Wakil Rektor telah memberikan keleluasaan  untuk  dapat  secara  langsung  menerapkan keilmuan saya di bidang sistem informasi agar dapat bermanfaat bagi kampus ini. Selain itu, bagai sumur yang tidak pernah kering, memberikan inspirasi dan wawasan baru dalam empat tahun terakhir ini bekerja bersama beliau. Adalah kesempatan  yang luar biasa untuk dapat belajar secara langsung dan dari dekat dari sosok yang saya anggap sebagai mentor, kakak, sekaligus pimpinan. Menjadi Guru Besar merupakan salah satu inspirasi yang berdampak dari beliau. Karena pada saat saya bergabung sebagai dosen di kampus ini, beliau di usia 40 tahun juga dikukuhkan sebagai salah satu Guru Besar di Unika Soegijapranata.

Ketika menilik ke belakang, rasa-rasanya kedua orang tua saya, almarhum Bapak Gunadharma  Halim dan Ibu Haryani Santoso  telah meletakkan  kebiasaan  yang saat ini bermanfaat bagi hidup saya. Sehari-harinya saya melihat keduanya punya aktivitas membaca yang kuat. Paling tidak, lima surat kabar yang datang setiap hari untuk diantar kepada pelanggan  merupakan  bacaan  yang wajib dibaca. Karena biasanya pelanggan akan menanyakan kabar terbaru apa yang dimuat pada hari itu. Tanpa kebiasaan membaca, sangat sulit untuk selalu siap menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Meskipun pada  saat  saya kecil merasakan  mengantar  koran ke semua pelanggan sebelum sekolah merupakan  aktivitas yang berat, namun saya mendapatkan kesempatan  untuk belajar banyak hal, termasuk mengelola bisnis sejak dini. Kebiasaan membaca  akhirnya berkembang menjadi penulis dan editor karena almarhum ayah saya seringkali meminta bantuan untuk mengetikkan materi buku yang dipakainya dalam mengajar di salah satu sekolah nasional di Semarang. Coretan-coretan akibat pembetulan  kata depan dan kata sambung, serta kalimat yang benar menurut bahasa Indonesia, sangat membekas dalam kebiasaan saya menulis buku dan mengoreksi skripsi mahasiswa.

Kakak saya, Indra Sanjaya, merupakan  orang pertama  yang menginspirasi dalam hal ilmu komputer. Setiap kali ia pulang dari kursus pemrograman, buku yang diletakkan di sebelah komputer  menimbulkan  rasa  ingin tahu  untuk mencoba. Kadangkala komputer  dikunci karena  kejahilan  saya,  namun akhirnya dibuka karena (mungkin) saya sudah mulai cukup umur atau kerusakan lebih besar yang ditimbulkan jika saya terus mencoba membuka kunci tersebut. Adik saya, Aryanto Sanjaya merupakan  teman  diskusi serumah  saat  kami berdua sama-sama studi di Semarang. Cerita tentang komunitasnya yang jauh berbeda dengan komunitas saya, menambah wawasan baru dalam hidup saya.

Kata terima kasih mungkin tidak cukup untuk menggambarkan rasa syukur saya kepada  istri saya  Lucia Sianny Octavia, S.Kom, anak-anak  saya  Kezia Patricia Sanjaya dan Michael Giovanni Sanjaya. Mereka selalu menjadi motivasi saya untuk menghasilkan karya-karya terbaik dalam profesi yang saya tekuni. Ketiganya selalu mendukung saya meskipun hari-hari bersama dan liburan seringkali tersita dan berlalu begitu saja karena berbagai  pekerjaan yang harus diselesaikan. Terima kasih juga kepada Ayah dan Ibu mertua yang kadangkala menjadi tempat penitipan dan antar-jemput anak-anak kami ketika saya sedang tugas keluar kota.

Hadirin yang saya muliakan,

Perkenankanlah kini saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi semangat, membantu  dalam proses, serta mendukung dalam proses pencapaian  gelar Guru Besar ini.

  1. Prof. Dr. DYP  Sugiharto  selaku  koordinator  Kopertis VI Jawa  Tengah  dan jajarannya yang selalu membantu dalam informasi dan komunikasi selama proses pengurusan jabatan akademik saya,
  2. Seluruh pengurus Yayasan Sandjojo di bawah pimpinan Dr. Agus Suryono,
  3. Para Wakil Rektor, Bu Augustina Sulastri, Bu Inneke Hantoro, Bu Lita Widyo Hastuti, dan Bu Marcella Elwina Simandjuntak yang telah menjadi rekan serius dalam berdiskusi, bercanda, maupun memecahkan masalah secara bersama- sama,
  4. Seluruh anggota Senat Unika Soegijapranata yang telah menyetujui pengajuan jabatan guru besar saya.
  5. Seluruh anggota Dewan Penyantun Unika Soegijapranata,
  6. Rekan-rekan dosen dan tenaga kependidikan di Fakultas Ilmu Komputer (Pak Yanto, Pak Berdi, Pak Erdhi, Pak Yoga, Bu Brenda, Pak Hendra, Pak Yuli, Pak Marlon, Bu Rosita, Bu Shinta, Bu Annisa, Pak Rizky, Pak Agus, Bu Puji, dan Pak Khundori),
  7. Rekan-rekan dosen Magister Manajemen (Bu Ferijani, Bu Lucky, Bu Bertha, Bu Untari, Bu Enny, dan Pak Wisnu),
  8. Magister Lingkungan dan Perkotaan (Pak Tjahjono, Pak Benny, Pak Donny, Pak Wiyanto dan Bu Oely) atas perhatian dan dukungannya,
  9. Seluruh staf sekretariat Rektorat (Pak Dadut, Bu Vera, Bu Devi, dan Bu Alam) dan  LPSDM  (Pak Valentinus Suroto,  Pak Nowo, dan  Bu Sisca) yang telah bekerja keras dalam memperlancar  proses pengajuan jabatan akademik dan mendukung berbagai berkas yang dibutuhkan dalam pengajuan guru besar saya.
  10. Para  mahasiswa  Sistem  Informasi, Magister Manajemen (konsentrasi Technopreneurship), dan  PMLP yang menjadi alasan  bagi saya untuk terus menekuni profesi ini.
  11. Semua pimpinan dan staf lembaga, biro dan unit kerja di lingkungan Unika Soegijapranata atas dukungan dan kerjasamanya.
  12. Secara khusus saya ucapkan  terimakasih kepada  Pak Yoga (MSI), Bu Lenny (SSCC), Pak Anggara (Penerbitan) Pak Agus (Humas), Pak Ernanto (Webmaster), Bu Eka (International  Office), Bu Kris (PPT), dan  Pak  Pandit (CLT),  atas dukungannya  kepada  saya dalam  menjalankan  fungsi Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan,
  13. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Pak Alvon (BAA) dan Bu Ratih (Perpustakaan),  yang  selalu  menjadi teman  diskusi dalam  menghasilkan berbagai layanan akademik yang inovatif bagi kampus ini,
  14. Pak  Susilo Toto Rahardjo  yang telah  memberikan kesempatan bagi saya bergabung  di  Unit Pengembangan Komputer Fakultas Ekonomi (UPKFE) UNDIP untuk mengasah  kemampuan  dalam mengajar, menciptakan  produk kursus internet,  sekaligus mendapatkan uang  saku yang cukup besar  bagi ukuran mahasiswa pada waktu itu,
  15. Romo Sastra,  yang telah  mengirim saya, dengan  caranya yang khas  dan mengejutkan, untuk studi S2 ke Assumption University di Bangkok pada tahun 2005,
  16. Saudariku Henny Putri dan  suami, atas persahabatannya yang indah  dan dukungannya  kepada saya dan istri pada  saat studi di Bangkok tahun  2005 bahkan sampai sekarang,
  17. Dr. Saranphong   Pramsane   dan   Dr. Chanintorn  J. Nukkon (Assumption University) yang menjadi pembimbing pada saat studi lanjut saat S2 sampai dengan S3, dan menjadi bagian penting dalam mengawali aktivitas penulisan ilmiah yang saya lakukan,
  18. Dr. AB Susanto, Dr. I Made Wiryana, Prof Fauzy, Dr. Musa Yosep, Dr. Retno Sunu, dan seluruh tim pengelola  Program Pengembangan Doktor (P2D) Beasiswa Unggulan Kemendikbud,
  19. Prof Rolly Intan (UK Petra) dan Prof Eko Sediono (UKSW) yang telah menjadi reviewer bagi karya ilmiah saya dalam usulan jabatan akademik,
  20. Prof Andreas Lako (Unika Soegijapranata) dan Prof Ferdy Rondonuwu (UKSW) yang telah mereview orasi ilmiah ini,
  21. Panitia Upacara  Pengukuhan  yang telah  bekerja keras untuk  mewujudkan acara ini, dan
  22. Semua warga Unika Soegijapranata yang saya cintai.