13 Prof Budi – Think Big

Oleh: Sentot Suci Arto, Dekan FEB

Pak Budi yang saya kenal secara  lebih dekat  ketika kami bersama menyusun Unika 2010. Pada tahun 2000an itu Bruder Martin selaku Rektor meminta kami untuk menyusun rencana pengembangan Unika ke depan. Ternyata di masa sekarang itulah berbagai impiannya direalisasikan.

Pada awal tahun duaribuan itu kami memimpikan bahwa jumlah mahasiswa akan menjadi sepuluh ribu orang dengan munculnya program pascasarjana dari berbagai fakultas/disiplin ilmu dan masuk ke dalam percaturan ilmu secara global. Dan menjadi kenyataan. Pak Budi sendiri menjadi dosen dari universitas tempat dia kuliah dulu di Belanda serta mendampingi beberapa dosen Unika yang ambil doctor di Eropa. Membangun S2, setelah beberapa teman dosen kembali dari studi lanjut doktoralnya kemudian membangun S2 atau program pasca masing-masing.

Memang  menjadi agak sulit ketika merealisasikan harus meningkatkan jumlah mahasiswa menjadi sepuluh ribu karena tidak semua fakultas atau prodi mampu mengelola jumlah mahasiswa yang besar. Banyak hambatan dan rintangan yang harus dihadapi. Baik teknis maupun administratif. Dan beliau  mampu mengkondisikan dan menyatukan yayasan dan  segenap dosen juga tenaga kependidikan untuk mencapai itu semua.

Selanjutnya globalisasi, memaksa Unika harus  ikut percaturan ASEACCU dan ACUCA,  dan pak Budi masuk. Sekarang kami di FEB dilibatkan dalam kerjasama lecturer exchange and joint research dengan luarnegeri. Kerja cepat dan cerdas itulah yang mendukung kesuksesan pak Budi. Terimakasih pak Budi sudah membawa Unika berpikir besar,  think big, tidak cukup hanya berpikir sedang-sedang dan lokal-lokal saja. Semoga karyamu terus berlanjut dan berguna bagi masyarakat luas.