Kata Pengantar

Gagasan untuk membuat buku ini muncul dari Ketua Panitia Dies Natalis ke-35 Unika SOEGIAJAPRANATA. Kebetulan ini akan menjadi Dies Natalis terakhir saat Prof. Budi atau, BW demikian beliau biasa disebut, menjabat Unika 1. Memberikan kenang-kenangan berupa tulisan menjadi keniscayaan karena salah satu yang diinginkan oleh Prof Budi bagi kolega-kolega dosennya adalah untuk menuliskan apa yang dipikirkan. Maka mulailah panitia Dies Natalis membuat “Shadow Project”, karena harus terjadi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan Dies Natalis, tetapi prosesnya tidak boleh terbaca dalam dokumen-dokumen rapat dies yang bisa di-akses oleh Prof Budi sebagai rektor.

“Di sela-sela kesibukan para pejabat dan orang- orang yang berkeinginan menuliskan sesuatu tentang Prof Budi”

Ketua Panitia Dies kemudian menghubungi  pertama-tama  adalah Para Dekan, Wakil Rektor, Kepala Biro, dan   beberapa   orang   yang   bersedia. Di   sela-sela   kesibukan   para   pejabat dan orang-orang yang berkeinginan menuliskan sesuatu tentang Prof Budi maka penyunting menunggu dan menunggu agar jumlahnya memenuhi “layak cetak”. Beberapa kali sempat terjadi yang sudah mendaftarkan diri kemudian menyatakan tidak sanggup dan digantikan orang lain. Tentu saja bukan karena mereka tidak merasakan dampak relasi mereka dengan Prof Budi tetapi lebih karena kesempatan yang memang terbatas untuk menuliskan pengalaman mereka berelasi dengan beliau.

Manusia adalah mahluk multi dimensi. Kalimat yang menjadi semakin benar ketika membaca kisah-kisah yang dituliskan di sini tentang Prof. Budi. Tidak memerlukan pembuktian apakah kisah itu benar atau salah, karena ini memang kisah yang memunculkan impresi  bukan  tulisan  sejarah  tentang  beliau.  Maka,  kisah  ini bisa dinikmati tanpa harus urut dari kisah pertama ke kedua dan selanjutnya, tetapi semua kisah berdiri sendiri sekaligus terkait. Urutannya  dibuat secara  alphabet  dari  nama  para  penyumbang kisah, bukan karena yang pertama lebih baik atau penting dibanding yang paling akhir.

Semoga kisah ini memberi inspirasi untuk yang membaca, tanpa bermaksud mengatakan agar lebih bisa mengenal lebih jauh tentang Prof Budi. Nikmati kisahnya dan pahami relasinya. Siapa tahu, hal ini terjadi juga pada diri kita yang pernah ber-relasi dengan beliau.

Penyunting

Benny D Setianto